Senin, 08 Maret 2010

Pengertian Stack

Dalam ilmu komputer, stack atau tumpukan merupakan sebuah koleksi objek yang menggunakan prinsip LIFO (Last In First Out), yaitu data yang terakhr kali dimasukkan akan pertama kali keluar dari stack tersebut. Stack dapat diimplementasikan sebagai representasi berkait atau kontigu (dengan tabel fix). Ciri Stack :

  • Elemen TOP (puncak) diketahui
  • penisipan dan penghapusan elemen selalu dilakukan di TOP
  • LIFO

Pemanfaatan Stack :

  • Perhitungan ekspresi aritmatika (posfix)
  • algoritma backtraking (runut balik)
  • algoritma rekursif

Operasi Stack yang biasanya :

  1. Push (input E : typeelmt, input/output data : stack): menambahkan sebuah elemen ke stack
  2. Pop (input/output data : stack, output E : typeelmt ) : menghapus sebuah elemen stack
  3. IsEmpty ()
  4. IsFull ()
  5. dan beberapas selektor yang lain

sumber. Wiki.co.id

Jumat, 05 Maret 2010

Organisasi Struktur Data

File Sekuensial Berindeks

  • Record disimpan secara berurutan (beruntun)
  • Record yang masuk lebih dahulu disimpan pada alamat yang lebih kecil daripada record yang disimpan kemudian
  • Untuk menemukan record, harus dilakukan pencarian lebih dahulu
  • Cara ini fleksible karena ukuran file dapat disesuaikan dengan jumlah record yang ada.




Metode Hashing

  • Untuk mengatasi kerugian korespondensi satu-satu, digunakan hashing
  • Untuk mengurangi banyaknya ruang alamat yang digunakan untuk pemetaan dari key yang memiliki cakupan yang luas ke nilai alamat yang memiliki cakupan yang dipersempit
  • Untuk itu dibutuhkan fungsi HASH
  • Output fungsi HASH adalah home address dari record yang keynya diproses
  • Fungsi : f(key) = address

http://74.125.153.132/search?q=cache:I-c5I1toHhEJ:lecturer.ukdw.ac.id/anton/download/TIstrukdat12.ppt+organisasi+stack&cd=5&hl=id&ct=clnk&gl=id

Kamis, 04 Maret 2010

LINEAR

Kata linier berasal dari bahasa Latin kata linearis, yang berarti diciptakan oleh garis. In mathematics , a linear map or function f ( x ) is a function which satisfies the following two properties: Dalam matematika, sebuah peta linear atau fungsi f (x) adalah fungsi yang memenuhi dua sifat berikut:

It can be shown that additivity implies the homogeneity in all cases where α is rational ; this is done by proving the case where α is a natural number by mathematical induction and then extending the result to arbitrary rational numbers. Dapat ditunjukkan bahwa Aditivitas menyiratkan keseragaman dalam semua kasus di mana α adalah rasional; hal ini dilakukan dengan membuktikan kasus di mana α adalah nomor alami oleh induksi matematika dan kemudian memperluas hasilnya bilangan rasional sewenang-wenang. If f is assumed to be continuous as well then this can be extended to show that homogeneity for α any real number, using the fact the rationals form a dense subset of the reals. Jika f diasumsikan kontinu maka ini juga dapat diperluas untuk menunjukkan bahwa homogenitas untuk α sembarang bilangan riil, menggunakan fakta yang rasional padat membentuk subset dari real.

In this definition, x is not necessarily a real number , but can in general be a member of any vector space . Dalam definisi ini, x adalah tidak harus bilangan real, namun secara umum dapat menjadi anggota dari setiap ruang vektor. A less restrictive definition of linear function, not coinciding with the definition of linear map, is used in elementary mathematics. Sebuah definisi kurang membatasi fungsi linear, tidak bertepatan dengan definisi peta linear, digunakan dalam matematika dasar.

The concept of linearity can be extended to linear operators . Konsep linearitas dapat diperluas untuk linear operator. Important examples of linear operators include the derivative considered as a differential operator , and many constructed from it, such as del and the Laplacian . Contoh penting dari operator linier termasuk derivatif dianggap sebagai operator diferensial, dan banyak dibangun dari itu, seperti del dan Laplacian. When a differential equation can be expressed in linear form, it is particularly easy to solve by breaking the equation up into smaller pieces, solving each of those pieces, and adding the solutions up. Ketika sebuah persamaan diferensial dapat dinyatakan dalam bentuk linier, sangat mudah untuk memecahkan persamaan dengan memecah menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, penyelesaian masing-masing keping, dan menambahkan solusi atas.

Linear algebra is the branch of mathematics concerned with the study of vectors, vector spaces (also called linear spaces), linear transformations (also called linear maps), and systems of linear equations. Linear aljabar adalah cabang matematika yang bersangkutan dengan studi vektor, vektor ruang (juga disebut ruang linear), transformasi linear (juga disebut linear peta), dan sistem persamaan linear.

Nonlinear equations and functions are of interest to physicists and mathematicians because they can be used to represent many natural phenomena, including chaos . Nonlinear persamaan dan fungsi menarik bagi fisikawan dan matematikawan karena mereka dapat digunakan untuk mewakili banyak fenomena alam, termasuk kekacauan.


sumber: wikipedia.com

STACK

Dalam ilmu
komputer, stack atau tumpukan
merupakan sebuah koleksi objek yang menggunakan prinsip LIFO (Last
In First Out), yaitu data yang terakhr kali dimasukkan akan pertama
kali keluar dari stack tersebut. Stack dapat diimplementasikan
sebagai representasi berkait atau kontigu (dengan tabel fix). Ciri
Stack :


* Elemen TOP (puncak) diketahui

* penisipan dan penghapusan elemen selalu dilakukan di TOP

* LIFO


Pemanfaatan Stack :


* Perhitungan ekspresi aritmatika (posfix)

* algoritma backtraking (runut balik)

* algoritma rekursif


Operasi Stack yang biasanya :


1. Push (input E : typeelmt, input/output data : stack):
menambahkan sebuah elemen ke stack

2. Pop (input/output data : stack, output E : typeelmt ) :
menghapus sebuah elemen stack

3. IsEmpty ()

4. IsFull ()

5. dan beberapas selektor yang lain

ARRAY

ARRAY DIMENSI SATU
Bentuknya :
Tipe nama_var[ukuran];
Dengan :
Tipe : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dan lain-lain)
Ukuran : menyatakan jumlah maksimal elemen array
Contoh :
Float nilai_ujian[5];

Pada turbo C++ array disimpan dalam memori secara berurutan. Elemen pertama berindeks nol digambarkan sebagai berikut :
Nilai_ujian[0]
Nilai_ujian[1]
Nilai_ujian[2]
Nilai_ujian[3]
Nilai_ujian[4]

Masing-masing berbentuk float dan berjumlah 5 elemen.
Selain itu, deklarasi array juga dapat berupa :
Static int bulan[12]={1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,11,12}
Sesuai dengan deklarasi array diatas, maka isi variable array telah ditentukan yaitu :
Bulan[0] bernilai 1
Bulan[1] bernilai 2
Bulan[2] bernilai 3
Bulan[3] bernilai 4
Bulan[4] bernilai 5
Bulan[5] bernilai 6
Bulan[6] bernilai 7
Bulan[7] bernilai 8
Bulan[8] bernilai 9
Bulan[9] bernilai 10
Bulan[10] bernilai 11
Bulan[11] bernilai 12

Untuk memperjelas tentang array dimensi satu, perhatikan maslah berikut ini :

Misalkan Anda diminta membuat algoritma dan program untuk menampilkan bilangan dari 1 sampai bilangan 10, dengan pangkatnya masing-masing. Adapun batas nilai maksimal yang disimpan adalah 100.
Sesuai yang telah Anda pelajari , bahwa bilangan 1 pangkatnya adalah 1. Hasil ini diperoleh dari 1*1, kemudian bilangan 2 pangkatnya adalah 4, hasil ini diperoleh dari 2*2 sampai bilangan 10 yang pangkatnya adalah 100, hasil ini diperoleh dari 10*10.
Algoritma dari permasalahan diatas adalah berikut ini :
1. Tentukan elemen array untuk menampung nilai perkalian
2. Tentukan nilai awal indeks, batas akhir indeks dan kenaikannya (dalam hal ini , nilai awal indeks adalah 0, batas akhir indeks adalah 10, dan kenaikannya adalah 1)
3. Lakukan perulangan sesuai langkah 2
4. Nilai awal indeks ditambah dengan 1
5. Lakukan perkalian masing-masing elemen array sampai batas akhir indeks terpenuhi.
6. Tampilkan perkalian semua elemen array
7. Selesai .
Contoh program array dimensi satu
/*Program :array2.cpp*/
#include
int main()
{
int square[100];
int i; /*loop index*/;
int k; /*the integer*/

/*calculate the squares */
for (i=0; i<10; i++)
{
k= i+1;
square[i]=k*k;
printf(“nPangkat dari %d adalah %d “, k, square[i]);
}
return 0;
}

Bila program dijalankan akan muncul hasil :
Pangkat dari 1 adalah 1
Pangkat dari 2 adalah 4
Pangkat dari 3 adalah 9
Pangkat dari 4 adalah 16
Pangkat dari 5 adalah 25
Pangkat dari 6 adalah 36
Pangkat dari 7 adalah 49
Pangkat dari 8 adalah 64
Pangkat dari 9 adalah 81
Pangkat dari 10 adalah 100

Penjelasan :
Dari program diatas, Anda dapat melihat ada 10 buah elemen yang masing-masing nilainya akan dipangkatkan, mulai dari 1 sampai 10. Dimana dalam memori sudah dipesan tempat sebanyak 100.
Sedangkan apabila array akan dikirim ke sebuah fungsi caranya adalah hanya dengan mencantumkan nama array tanpa diikuti dengan tanda apapun, seperti contoh berikut :
int c[5] = {-45, 0, 6, 72, 1543};


JUMLAH (c, 5)
—-

Senin, 01 Maret 2010

Deklarasi Array dalam Bahasa Pemrograman


Array

  • Elemen-elemen arraydapat diakses oleh program menggunakan suatu indeks tertentu
  • Pengaksesan elemen array dapat dilakukan berurutan atau random berdasarkan indeks tertentu secara langsung.
  • Pengisian dan pengambilan nilai pada indeks tertentu dapat dilakukan dengan mengeset nilai atau menampilkan nilai pada indeks yang dimaksud.

  • Selama ini kita menggunakan satu variabel untuk menyimpan 1 buah nilai dengan tipe data tertentu.

Misalnya :

int a1, a2, a3, a4, a5;

  • Deklarasi variabel diatas digunakan untuk menyimpan 5 data integer dimana masingmasing variabel diberi nama a1, a2, a3, a4, dan a5.
  • Jika kita memiliki 10 data, 100 data integer bahkan mungkin data yang ingin kita proses tidak kita ketahui atau bersifat dinamis? Kita tidak mungkin menggunakan variabel seperti diatas
Deklarasi Array 1 Dimensi

tipe_data nama_var_array[ukuran];

  • tipe_data : menyatakan jenis tipe data elemen larik (int, char, float, dll)
  • nama_var_array : menyatakan nama variabel yang dipakai.
  • ukuran : menunjukkan jumlah maksimal elemen larik.

Contoh

//Dengan variabel biasa:

int x1=3,x2=5,x3=2,x4=7,x5=9;

//Dengan larik:

int x[5]={3,5,2,7,9}; digunakan subscript sebagai penunjuk array



sumber:
http://74.125.153.132/search?q=cache:YZiTMNCItlYJ:www.unsoed.ac.id/cmsfak/UserFiles/File/D3tkj01/2/Sore/Bahasa%2520Pemrograman%2520D3.ppt+deklarasi+array+pada+bahasa+pemrogaman&cd=3&hl=id&ct=clnk&gl=id








ARRAY DIMENSI BANYAK

ARRAY DIMENSI BANYAK

Merupakan array yang dimensinya lebih dari satu.

Bentuk umum deklarasinya :

DIM namavar (b,k,h,…,dn) [As tipe ] atau

DIM namavar (b1 to b2,k1to k2, h1 to h2,…, dn1 to dn2) [As tipe]

Contoh : DIM M(2,3,4) atau

DIM M(1 to 2, 1 to 3, 1 to 4)

Dalam operasinya menggunakan subskrib 3 dimensi, yaitu :

M(1,1,1),M(1,1,2),M(1,1,3),M(1,1,4)

M(1,2,1),M(1,2,2),M(1,2,3),M(1,2,4)

M(1,3,1),M(1,3,2),M(1,3,3),M(1,3,4)

M(2,1,1),M(2,1,2),M(2,1,3),M(2,1,4)

M(2,2,1),M(2,2,2),M(2,2,3),M(2,2,4)

M(2,3,1),M(2,3,2),M(2,3,3),M(2,3,4)